SERANG, INST-Media.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, meninjau pelaksanaan proyek rumah subsidi di Kota Serang, Banten, Selasa (9/9/2025). Dalam kesempatan itu, Maruarar juga menyosialisasikan program ambisius pemerintah, yaitu pembangunan 3,5 juta rumah subsidi untuk rakyat.
Program ini akan dilaksanakan melalui dua skema. Pertama, pembiayaan dari APBN, dan kedua, melibatkan pihak swasta. Khusus untuk tahun ini, KemenPKP menargetkan pembangunan 30 unit rumah baru serta renovasi 44 ribu unit dengan anggaran APBN. “Target ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia,” ujar Maruarar.
Saat ditanya mengenai capaian realisasi program, Maruarar mengaku belum dapat menyampaikan angka resmi. Hal ini karena Badan Pusat Statistik (BPS) yang memiliki tugas menghitung capaian program masih memproses data.
Selain program 3,5 juta rumah, Maruarar juga memperkenalkan program Kredit Usaha Rakyat bidang perumahan. Menurutnya, program ini menjadi terobosan penting dan tonggak sejarah bagi Indonesia. “Negara hadir memberikan subsidi bunga bagi multi pihak agar program ini berhasil,” jelas Maruarar.
Untuk mendukung program ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp130 triliun. Maruarar menegaskan, inisiatif ini adalah bukti keberpihakan negara kepada rakyat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan rumah layak huni. *(RED)



