JAKARTA, INST-Media.id – Dunia perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya menyentuh melalui film terbaru Langit Gaza (judul internasional Hayya 3: Gaza). Film ini menjadi debut layar lebar bagi aktris muda Cut Syifa, yang selama ini dikenal melalui berbagai sinetron populer. Kini, ia tampil sebagai Safira, sosok kakak yang penuh empati dan menjadi tempat berlindung bagi anak-anak korban konflik.
Film Langit Gaza mengangkat kisah Gaza, seorang anak Palestina yang ditinggal wafat sang ayah, seorang relawan kemanusiaan. Gaza kemudian diasuh oleh dua saudara perempuan, Ustazah Dewi dan adiknya Safira, yang menjalankan panti asuhan kecil di Indonesia.
Di tempat itu, Gaza bertemu dengan Hayya, gadis Palestina yang telah empat tahun tinggal di Indonesia. Persahabatan keduanya berkembang menjadi sumber kekuatan emosional. Namun, di tengah hangatnya ikatan tersebut, mereka harus menghadapi peristiwa tak terduga yang menguji makna keluarga dan kemanusiaan.
Uniknya, Langit Gaza tak sekadar menjadi tontonan yang menggugah. Sebanyak 40 persen dari hasil penjualan tiket film ini akan disalurkan untuk membantu warga Palestina yang terdampak konflik. Langkah ini menjadi bentuk nyata dari solidaritas lintas negara dan lintas budaya.
“Lewat film ini, aku belajar tentang arti menjadi bagian dari perjuangan kemanusiaan, walaupun hanya dari dunia seni,” ujar Cut Syifa.
Film Langit Gaza (judul internasional Hayya 3: Gaza) dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 12 Juni 2025 . Perdana ini akan diputar di jaringan besar seperti XXI, CGV, dan Cinepolis, mengajak penonton merasakan kisah kemanusiaan yang dalam dan berdampak langsung lewat donasi 40% hasil tiket untuk rakyat Palestina.
Film ini menjadi simbol harapan, bahwa dari Indonesia, lewat seni dan empati bisa hadir bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina. *(NSA/RED)



