PANDEGLANG, INST-Media.id – Semangat belajar siswa SD di Mandalawangi, Pandeglang, patut diacungi jempol. Meski jembatan ambruk, mereka tetap berangkat sekolah dengan melewati jalur darurat yang berisiko tinggi.
Video amatir warga memperlihatkan anak-anak menuruni tebing menggunakan tangga bambu, lalu melintasi rangka jembatan yang tersisa. Kondisinya licin dan berlubang, sehingga mereka harus berjalan perlahan sambil berpegangan.
Jembatan penghubung Kampung Kadu Pandak, Desa Sinarjaya, itu rusak sejak awal Februari akibat usia bangunan. Hingga kini belum diperbaiki, sehingga warga terpaksa menggunakan jalur tersebut sebagai akses tercepat.
“Ini satu-satunya jalan dekat. Anak-anak tetap lewat karena mau sekolah,” kata Mamat, warga setempat, Kamis (5/2/2026).
Muztahid menambahkan, warga berharap ada solusi cepat, minimal jembatan darurat agar anak-anak tidak lagi mempertaruhkan keselamatan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian serius terhadap infrastruktur pedesaan, khususnya akses pendidikan. *(RED)



