CILEGON, INST-Media.id – Data penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Cilegon terus dipadankan agar bantuan benar-benar diterima warga yang memenuhi kriteria. Dinas Sosial Cilegon juga meminta masyarakat ikut mengawasi jika menemukan data yang tidak sesuai kondisi sebenarnya.
Kepala Dinsos Cilegon Lia Nurlia Mahatma mengatakan pemadanan data perlu dilakukan secara berkala karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah.
“Kita terus berupaya bagaimana bisa memaksimalkan secara optimal bahwa bantuan itu harus tepat sasaran,” ujar Lia, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, data usulan penerima belum tentu langsung menggambarkan kondisi terkini. Karena itu, proses verifikasi dan pencocokan kembali diperlukan sebelum bantuan ditetapkan.
Dinsos juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan informasi jika menemukan ketidaksesuaian data penerima bansos.
Lia mencontohkan adanya kondisi rumah yang terlihat bagus, tetapi data kepemilikannya tercatat atas nama orang lain. Kondisi seperti ini membutuhkan pengecekan agar tidak menimbulkan kesalahan dalam penyaluran bantuan.
“Kita berharap kepada masyarakat juga untuk saling bisa menginformasikan ada juga di data rumahnya bagus atas nama orang lain. Jadi harus sama-sama ada kejujuran,” katanya.
Ia menilai keterlibatan masyarakat penting karena pemerintah tidak selalu dapat mengetahui perubahan kondisi setiap warga secara cepat.
Pemadanan data menjadi salah satu upaya untuk mengurangi potensi salah sasaran sekaligus memastikan masyarakat yang memang membutuhkan tetap mendapatkan haknya. *(RED)



