MERAK, INST-Media.id – Ribuan truk ekspedisi terjebak antrean panjang di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Rabu (17/12/2025). Antrean bahkan mengular hingga keluar area pelabuhan akibat cuaca buruk di perairan Selat Sunda.
Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi membuat jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Merak–Bakauheni berkurang. Dampaknya, kendaraan logistik tertahan berjam-jam menunggu giliran masuk kapal.
Antrean terlihat padat di jalur Cikuasa Atas yang dijadikan kantong parkir sementara karena area dalam pelabuhan tidak mampu menampung lonjakan kendaraan.
Para sopir truk mengaku dirugikan akibat kondisi ini. Selain waktu pengiriman molor, biaya operasional juga meningkat karena kendaraan terjebak antrean panjang.
“Kalau begini terus, pengiriman bisa telat dan biaya jalan makin besar,” kata Boby, sopir truk.
Sebagai upaya mengurai kemacetan, pihak pengelola penyeberangan mengoperasikan 28 kapal di tujuh dermaga, termasuk dermaga reguler dan eksekutif. Meski demikian, kondisi cuaca masih menjadi faktor penentu kelancaran penyeberangan.
Petugas gabungan terus mengatur arus kendaraan dan mengimbau pengemudi tetap tertib serta waspada selama antrean berlangsung. *(RED)



