CILEGON, INST-Media.id — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H, sejumlah lapak penjual hewan kurban di Kota Cilegon terlihat sepi pembeli. Meski biasanya momen ini jadi ladang rezeki tahunan, tahun ini justru banyak pedagang mengeluh karena penjualan menurun drastis.
Kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih jadi alasan utama lesunya penjualan. Ditambah lagi, harga hewan kurban tahun ini naik sekitar 10 persen dibanding tahun lalu. Seekor sapi kini dibanderol antara Rp20 juta hingga Rp30 juta, sementara kambing dan domba dijual seharga Rp3,5 juta hingga Rp5 juta.

“Biasanya bisa sedia 100 ekor sapi, sekarang cuma bawa 70. Kambing juga turun, dari 130 jadi 50 ekor,” ujar Heri Waluyo, salah satu pedagang, Sabtu (31/5/2025).
Tak hanya karena harga, banyak warga juga sedang mempersiapkan biaya sekolah anak menjelang tahun ajaran baru, sehingga kurban bukan jadi prioritas utama.
Mumu, pedagang lainnya, berharap akan ada peningkatan pembeli beberapa hari menjelang Idul Adha. “Mudah-mudahan menjelang hari H mulai rame, soalnya sekarang mah sepi banget,” keluhnya.
Kondisi ini membuat para pedagang berharap keajaiban di detik-detik terakhir penjualan. *(RED)



