PANDEGLANG, INST-Media.id – Puluhan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang membuat heboh Pendopo Bupati, Rabu (27/8/2025), dengan aksi teaterikal menolak kerja sama pengiriman sampah dari Tangerang Selatan ke TPA Bangkonol. Mereka membawa keranda dan membuat kuburan bergambar Bupati serta Wakil Bupati Pandeglang sebagai bentuk protes.
Aksi ini semakin dramatis dengan pembakaran ban dan vandalisme di tembok Gedung Garuda. Meski pengiriman sampah belum dimulai, Pemkab Pandeglang telah menandatangani MOU pengiriman 500 ton sampah per hari dengan nilai kerja sama mencapai Rp190 miliar selama 4 tahun.
Koordinator aksi, Ilham, mengatakan mahasiswa kecewa karena pemerintah daerah dianggap mengabaikan dampak kebijakan ini terhadap masyarakat sekitar TPA.
“Aksi ini adalah bentuk kekecewaan kami terhadap pemerintah yang tidak bertanggung jawab. Bupati tidak hadir saat sosialisasi maupun saat demo, padahal keputusan ini berdampak langsung pada masyarakat sekitar TPA,” ucap Ilham.
Ia menambahkan, “Keputusan kerja sama ini jelas merugikan warga dan tidak mempertimbangkan masukan masyarakat. Kami akan terus mengawal sampai ada perubahan,” tegasnya.
Aksi teaterikal ini menjadi sorotan karena mahasiswa mengekspresikan protes dengan cara unik sekaligus menekankan kritik mereka terhadap pimpinan daerah yang dinilai absen. *(RED)



