CILEGON, iNST-Media.id – Hujan deras yang mengguyur Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, tak menyurutkan semangat ribuan pemudik sepeda motor yang hendak menyeberang ke Sumatera pada H-1 Lebaran 2025, Minggu (30/3/2025) dini hari. Meski antrean panjang terlihat di area pelabuhan, para pemudik tetap bertahan, berlindung di bawah tenda dan posko yang disediakan.
Sejak dini hari, hujan terus mengguyur kawasan pelabuhan, membuat sebagian pemudik harus mencari tempat berteduh sambil menunggu giliran masuk ke kapal. Berdasarkan data terbaru, dalam 24 jam terakhir, jumlah pemudik yang menyeberang mencapai 29.394 orang dengan total kendaraan sebanyak 21.447 unit. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya, yang merupakan puncak arus mudik.
Pemudik Bertahan Meski Diterpa Hujan
Banyak pemudik yang memilih berangkat mendekati Lebaran karena baru mendapatkan cuti kerja. Selain itu, mereka berharap perjalanan lebih lancar dibandingkan saat puncak arus mudik. Salah seorang pemudik, Ayu, mengaku tetap semangat meski harus antre dalam kondisi hujan.
“Ada rasa lelah karena harus menunggu lama, apalagi hujan. Tapi ini sudah risiko perjalanan mudik, yang penting bisa sampai kampung halaman,” ujar Ayu.
Sementara itu, Agil Munif, pemudik lainnya, memilih berteduh di posko sambil menunggu cuaca membaik. “Untung ada posko yang disediakan, jadi bisa istirahat sebentar sebelum naik kapal,” katanya.
Pelayanan Kapal Tetap Optimal
Hingga saat ini, Pelabuhan Ciwandan masih mengoperasikan empat dermaga dengan 21 perjalanan kapal setiap harinya. Meski arus pemudik masih tinggi, pihak pengelola memastikan layanan tetap berjalan optimal agar seluruh pemudik bisa menyeberang dengan aman dan nyaman.
Sejak pertama kali difungsikan untuk arus mudik Lebaran 2025, Pelabuhan Ciwandan telah melayani total 94.351 pemudik dengan 71.205 kendaraan yang berhasil diseberangkan ke Sumatera. Pengelola pelabuhan terus berupaya mempercepat proses penyeberangan agar tidak terjadi penumpukan lebih lama.*(RED)



