PANDEGLANG, INST-Media.id – Pencarian delapan orang yang hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari keenam, Minggu (13/9/2026). Tim SAR gabungan kembali menyisir sejumlah wilayah perairan Banten hingga Lampung dan menemukan beberapa benda, termasuk life jacket di sekitar Pulau Rakata.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, sebanyak 14 alat utama sistem keselamatan (alut) dikerahkan dalam operasi pencarian hari keenam.
“Untuk dilibatkan, kita libatkan 14 alut yang bergerak pada hari ini,” kata Al Amrad saat konferensi pers.
Pencarian dibagi ke sejumlah sektor dengan melibatkan unsur TNI AL, Polair, Basarnas dan masyarakat.
Di sekitar selatan perairan Pulau Sangiang, KRI Teluk Gilimanuk menemukan satu life jacket dan terpal. Sementara KAL Anyer menemukan satu life jacket di sekitar Teluk Belitung, Lampung.
Temuan lainnya berasal dari KM Bima yang melakukan pencarian bersama RIB 02 dan KM Garuda di sekitar Gunung Anak Krakatau. KM Bima menemukan life jacket berwarna merah di sekitar Pulau Rakata sekitar pukul 09.58 WIB.
“KM Bima menemukan sebuah life jacket. Life jacket itu pada pukul 09.58, berwarna merah, di Pulau Rakata,” ujar Al Amrad.
Selain itu, RIB 02 Lampung menemukan terpal dan satu galon dalam penyisiran di sekitar Pulau Sebesi dan perairan selatan Sangiang.
Meski sejumlah benda ditemukan, delapan orang yang dicari belum ditemukan. Basarnas juga terus menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas melalui e-broadcast.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan keluarga korban mendapat pendampingan medis dan psikologis.
“Kami dari Dinas Kesehatan menyediakan tenaga medis dan juga psikolog untuk mendampingi teman-teman keluarga,” katanya. *(RED)



