CILEGON, iNST-Media.id – Menjelang musim mudik Lebaran 2025, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan ke Terminal BBM Tanjung Gerem, Cilegon, Kamis (13/3/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pasokan dan distribusi BBM bersubsidi tetap lancar selama arus mudik.
Dalam tinjauannya, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus mengawasi penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memahami perbedaan antara BBM bersubsidi dan non-subsidi.
“Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan haknya. Subsidi BBM harus tepat sasaran dan tidak boleh disalahgunakan,” ujar Bahlil.
Bahlil menjelaskan bahwa BBM dengan nilai oktan (RON) 90, yakni Pertalite, masih mendapat subsidi dari pemerintah dengan harga Rp10.000 per liter. Sementara itu, BBM RON 92 (Pertamax) dijual dengan harga Rp12.900 per liter dan RON 98 (Pertamax Turbo) Rp14.000 per liter, yang keduanya merupakan harga pasar tanpa subsidi.
Selain memastikan stok BBM, Bahlil juga mengecek kesiapan sektor energi lainnya, seperti listrik dan gas elpiji, untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pemantauan dan sidak guna memastikan pasokan energi tetap aman.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas energi dan mendukung kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik. Diharapkan dengan langkah ini, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan tenang tanpa khawatir kehabisan BBM di tengah jalan.*(RED)



