Monday, April 20, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaKapolri Ungkap Praktik Kecurangan Minyakita: Takaran Berkurang hingga Pemalsuan

Kapolri Ungkap Praktik Kecurangan Minyakita: Takaran Berkurang hingga Pemalsuan

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

JAKARTA, iNST-Media.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap temuan mengejutkan soal minyak goreng Minyakita. Tidak hanya isinya kurang dari takaran, tapi juga ada produk Minyakita palsu di pasaran.

Satgas Pangan Polri mengungkap temuan minyak goreng dengan isi yang tidak sesuai label. Bahkan ada produk dengan label Minyakita palsu,” kata Sigit kepada wartawan dalam konferensi pers di STIK PTIK Polri, Jakarta Selatan.

Ketua Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf, mengatakan inspeksi di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, menemukan produk Minyakita dengan label 1 liter tapi isinya hanya 700-900 mililiter. “Ini jelas merugikan konsumen,” ujarnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250
Baca juga:  Bikin Marah! Minyak Goreng Minyakita 1 Liter Ternyata Hanya 750ml, Emak-Emak di Pandeglang Kecewa Berat

Kapolri memastikan pihaknya akan menindak tegas para pelaku.”Kami terus menyelidiki kasus ini dan akan mengambil langkah hukum tegas,” ujarnya.

Tiga produsen yang saat ini dalam penyelidikan adalah PT Artha Eka Global Asia di Depok, Jawa Barat; Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara di Kudus, Jawa Tengah; dan PT Tunas Agro Indolestari di Tangerang, Banten. Sampel produk dari ketiga produsen ini telah diambil untuk uji laboratorium.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Minyakita adalah program minyak goreng subsidi yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng murah. Temuan ini membuat masyarakat resah, terutama ibu rumah tangga dan pedagang kecil.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan diminta segera menarik produk bermasalah dari pasaran untuk melindungi konsumen.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih teliti saat membeli Minyakita dan segera melapor jika menemukan kejanggalan pada kemasan atau isi produk.

Sebelumnya, warga di Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten, menemukan bahwa Minyakita yang dijual sebagai 1 liter ternyata hanya berisi 750 mililiter.

Sarah, seorang pedagang gorengan, merasa tertipu. “Saya sudah beli banyak untuk persiapan Lebaran, tapi isinya kurang dari 1 liter. Padahal labelnya jelas 1 liter,” ujarnya kecewa.

Susilawati, pedagang lain, juga merasakan hal serupa. “Saya pakai Minyakita setiap hari untuk berjualan. Baru tahu isinya cuma 750ml, saya merasa dirugikan,” katanya.

Para warga berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan agar kejadian serupa tidak terulang. Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok yang penting bagi masyarakat sehari-hari. *(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular