BANTEN, INST-Media.id – Upaya memperkuat persatuan dan mencegah ancaman radikalisme kembali digaungkan oleh Korem 064/Maulana Yusuf (MY) melalui kegiatan Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme yang digelar di Aula Panjang Korem 064/MY, Selasa (29/10). Kegiatan ini mengangkat tema “Pembinaan Komunikasi Sosial yang Adaptif dan Sinergis dalam Upaya Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa.”
Acara tersebut dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta jurnalis media online lokal. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diwarnai diskusi interaktif dan pertukaran gagasan positif.
Amanat Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han., yang dibacakan oleh Kasi Teritorial Kasrem 064/MY Letkol Kav. Muslim Rahim T., S.H., menegaskan pentingnya komunikasi sosial sebagai strategi efektif dalam memperkuat kepercayaan antara TNI dan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi ruang berdialog dan bertukar pandangan. Melalui komunikasi yang sehat, kita dapat memperkuat semangat kebangsaan serta mencegah paham-paham yang mengancam persatuan bangsa,” ujar Letkol Kav. Muslim Rahim.
Dalam forum tersebut, para wartawan media online lokal turut memberikan pandangan kritis mengenai peran media dalam membangun ketahanan informasi publik, terutama dalam melawan penyebaran paham ekstrem di dunia digital. Pihak Korem menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis TNI dalam menciptakan ruang publik yang edukatif dan berimbang.
Sementara itu, mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Banten Unsera, Uniba, IAIB, UIN SMH Banten, Untirta, dan UF juga terlibat aktif. Mereka mengemukakan gagasan tentang pentingnya toleransi, nasionalisme, dan partisipasi generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah arus globalisasi.
Tiga narasumber utama hadir memberikan materi penting:
- Letkol Kav. Muslim Rahim T., S.H. — Peran TNI AD dalam Binter sebagai Strategi Menghadapi Radikalisme dan Separatisme
- Mayor Inf. Yayat Nurhidayat — Pembinaan Jaring Mitra Karib
- Kapten Cba Khairuddin — Pencegahan Radikalisme melalui Penanaman Ideologi Pancasila
Ketiganya sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, media, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memperkuat ketahanan ideologi dan nasionalisme bangsa.
Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkokoh semangat kebersamaan di tengah ancaman radikalisme dan disintegrasi. Menurut Letkol Kav. Muslim Rahim, TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, bekerja dengan ketulusan, dan menjalin sinergi dengan semua pihak demi ketahanan nasional.
“Menjaga persatuan bangsa bukan hanya tugas aparat pertahanan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Korem 064/MY menegaskan komitmennya untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kekuatan sejati bangsa Indonesia lahir dari sinergi antara TNI, rakyat, media, dan generasi muda. Semangat persatuan yang mengalir dari Serang hingga seluruh penjuru Banten menjadi bukti nyata bahwa Indonesia akan tetap kuat, bersatu, dan bermartabat.



