JAKARTA, INST-Media.id – Film animasi Indonesia berjudul “Jumbo” mencatat sejarah baru. Dengan lebih dari 10 juta penonton, Jumbo resmi melampaui jumlah penonton film fenomenal KKN di Desa Penari dan menjadi sorotan di industri perfilman Tanah Air.
Film garapan Ryan Adriandhy ini menjadi film animasi Indonesia pertama yang menembus angka fantastis tersebut. Keberhasilan ini disambut haru oleh sang sutradara, yang mempersembahkan pencapaian itu kepada mendiang ibundanya.
Lewat akun X (dulu Twitter), Ryan membagikan foto kenangan bersama sang ibu, disertai pesan menyentuh:
“Kita berhasil, Ma. Atas izin Allah, kita berhasil,” tulisnya.
Dalam unggahan tersebut, Ryan juga mengungkapkan bahwa dirinya berharap bisa menceritakan langsung kisah sukses ini kepada ibunya, yang telah wafat pada 2022 akibat kanker.
“Berharap aku bisa menceritakannya secara langsung kepadamu tentang apa yang terjadi saat ini,” tulis Ryan menyentuh.
Sebagai informasi, film KKN di Desa Penari sempat menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa dengan 10,06 juta penonton sejak perilisannya pada 2022. Namun kini, posisi itu tengah terancam oleh Jumbo yang terus menambah jumlah penonton setiap harinya.
Sebelumnya, rekor film dengan penonton terbanyak kedua dipegang oleh Agak Laen dengan 9,125 juta penonton. Kini, Jumbo tak hanya melewati angka tersebut, tetapi juga membuka peluang untuk mengukir sejarah baru sebagai film Indonesia paling banyak ditonton sepanjang masa.
Film Jumbo sendiri merupakan hasil kolaborasi tiga rumah produksi ternama: Visinema Studios, Springboard, dan Anami Films. Kesuksesan ini menjadi penanda penting bagi kemajuan film animasi lokal yang mampu bersaing dan mendapatkan tempat di hati penonton Indonesia.



