JAKARTA, INST-Medis.id – Lonjakan penumpang saat long weekend Hari Buruh 2026 membuat mobilitas antarwilayah meningkat tajam. Menghadapi kondisi ini, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan lancar, terutama di lintasan padat seperti Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan lonjakan trafik sudah diantisipasi sejak awal. “Kami memastikan keseimbangan antara kapasitas dan permintaan agar arus penyeberangan tetap tertib, aman, dan nyaman bagi pengguna jasa,” ujarnya.
Berdasarkan data 30 April hingga 2 Mei 2026, lintasan Merak–Bakauheni melayani lebih dari 93 ribu penumpang dan 25 ribu kendaraan. Sementara arus sebaliknya mencatat hampir 78 ribu penumpang dan lebih dari 21 ribu kendaraan.
Kenaikan signifikan terjadi sejak Kamis malam menuju Jumat, dengan lonjakan penumpang hingga lebih dari 50 persen di lintasan utama. Kondisi serupa juga terjadi di Ketapang–Gilimanuk, yang mencatat peningkatan penumpang dan kendaraan secara merata.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan keberhasilan ini didukung kesiapan armada, personel, serta koordinasi lintas instansi. “Kami terus mengoptimalkan layanan agar tetap aman, tertib, dan efisien,” jelasnya.
Selain itu, sistem digital Ferizy menjadi salah satu kunci kelancaran operasional. Melalui platform ini, pengguna dapat memesan tiket lebih awal dan memilih metode pembayaran secara praktis.
ASDP menegaskan komitmennya sebagai penghubung utama transportasi nasional untuk terus menghadirkan layanan yang andal, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat libur panjang. *(RED)



