CILEGON, iNSTMedia.id – Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mendampingi para pejabat pusat pantau pelabuhan Merak, Senin (1/4/2024).
Para pejabat pusat yang didampingi Helldy Agustian tidak lain Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Hadir pula pada agenda tersebut, PJ Gubernur Banten Al Muktabar dan beberapa pejabat lintas sektoral lainnya.
Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk memastikan infrastruktur dan pelayanan yang memadai, tetapi juga untuk menjamin keamanan para pemudik selama perjalanan mereka.
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa pemerintah telah mempersiapkan infrastruktur dan pelayanan di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung arus mudik Lebaran 2024.
“Pemerintah menjamin keamanan para pemudik mulai dari keberangkatan sampai ke tempat tujuan, serta pada saat arus balik menuju tempat asalnya,” kata Hadi di Pelabuhan Merak.
Selain persiapan infrastruktur, pemerintah juga telah melakukan kerja sama antarlembaga untuk menyiapkan pos keamanan dan pelayanan di sepanjang jalur mudik.
Koordinasi telah dilakukan secara menyeluruh, termasuk perencanaan darurat jika terjadi kondisi yang tidak terduga.
Atur Waktu Perjalanan
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turut memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari puncak arus mudik di Pelabuhan Merak Banten. “Bisa manfaatkan waktu dan atur perjalanan untuk menghindari puncak arus mudik. Kegiatan yang biasanya dilakukan pada malam hari, dapat dipindahkan ke siang hari,” ujar Sigit.
Imbauan tersebut penting mengingat adanya lonjakan jumlah pemudik pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
Ini seiring dengan peningkatan 65 persen pemudik menurut data Kementerian Perhubungan.
Lebih lanjut, Sigit menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk melaporkan ke pos pengamanan atau pelayanan terdekat.
Itu jika merasa khawatir terhadap jalur-jalur mudik yang dianggap rawan kejahatan maupun kecelakaan.
Personel kepolisian akan siap memberikan pengawalan kepada masyarakat saat melakukan perjalanan mudik di wilayah yang dianggap rawan.
Hal tersebut guna memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan. (ADV)



