CILEGON, INST-Media.id – Kebijakan moratorium tambang galian C yang didorong Pemerintah Kota Cilegon mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk melindungi warga dan menekan risiko kerusakan lingkungan.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pertambangan.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kebijakan ini kami ambil untuk kepentingan jangka panjang,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Menurut Aziz, aktivitas tambang galian C tidak bisa dilihat semata dari sisi ekonomi. Dampaknya terhadap lingkungan dan potensi bencana, seperti banjir, harus menjadi pertimbangan utama.
Dukungan terhadap moratorium datang dari berbagai organisasi, seperti HMI Cabang Cilegon, Karang Taruna, KAISAR, dan Gen Cilegon. Mereka menilai aktivitas tambang yang tidak terkendali berpotensi memperparah kerusakan lingkungan.
Pemkot Cilegon juga membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat, pelaku usaha, hingga aparat penegak hukum untuk mengawal kebijakan tersebut agar berjalan efektif dan transparan. *(RED)



