Wednesday, February 18, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaPandeglangPeringatan Hari Santri Nasional 2025 di Pandeglang Berlangsung Meriah, Bupati Dewi: Santri...

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Pandeglang Berlangsung Meriah, Bupati Dewi: Santri Adalah Penjaga Moral Bangsa

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

PANDEGLANG, INST-Media.id – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren dan organisasi Islam memadati Alun-alun Pandeglang dalam Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 tahun 2025, Rabu (22/10).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Pandeglang ini berlangsung meriah dan penuh khidmat, menghadirkan suasana kebersamaan antara santri, ulama, dan masyarakat umum.

Upacara HSN kali ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, yang mencerminkan semangat santri dalam menjaga kemerdekaan sekaligus berperan aktif dalam kemajuan bangsa.

Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menegaskan bahwa Hari Santri menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga keutuhan NKRI serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Santri memiliki kontribusi besar dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Semangat jihad santri di masa lalu harus kita teruskan melalui semangat belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” ujar Bupati Dewi.

Ia juga mengajak masyarakat Pandeglang untuk mensyukuri kemerdekaan dengan mengisinya melalui kegiatan yang membawa kemaslahatan dan kebaikan bagi umat. “Sejak pertama kali ditetapkan pada 2015, Hari Santri menjadi pengingat bahwa pesantren adalah pusat pendidikan, dakwah, dan pembentukan karakter bangsa,” tambahnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Menurut Bupati Dewi, perhatian pemerintah terhadap pesantren saat ini menjadi bukti nyata bahwa santri dan pendidikan agama memiliki peran penting dalam membangun peradaban modern yang berakhlak.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah turut mengapresiasi semangat dan antusiasme para santri di Banten, khususnya di Kabupaten Pandeglang. Ia menekankan bahwa santri masa kini harus siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Santri modern harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan akhlakul karimah. Dengan itu, santri akan menjadi kekuatan moral dan intelektual bangsa,” ungkap Dimyati.

Ia juga mengingatkan tentang perjuangan KH. Hasyim Asy’ari, penggagas Resolusi Jihad dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yang menjadi simbol semangat cinta tanah air di kalangan santri.”Tujuan Hari Santri adalah meneladani perjuangan para ulama dan santri yang berjuang di garis depan melawan penjajah. Santri tidak hanya belajar agama, tetapi juga menjaga cinta tanah air, karena agama dan negara tidak dapat dipisahkan,” jelasnya.

Acara HSN 2025 di Pandeglang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua BURT DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah, Wakil Bupati Iing Andri Supriadi, Forkopimda Pandeglang, Pj Sekda Asep Rahmat, serta camat se-Kabupaten Pandeglang.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap Hari Santri dapat menjadi wadah memperkuat karakter religius, nasionalisme, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular