CILEGON, INST-Media.id – PKL Bonakarta mendapat solusi baru setelah Pemkot Cilegon menyiapkan lahan sekitar 2.000 meter persegi untuk menampung 53 pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar.
Kesepakatan tersebut muncul dalam mediasi antara Pemkot Cilegon dan para pedagang pada Rabu (14/10/2026). Lahan akan ditata menjadi sejumlah kavling agar aktivitas jual beli tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi trotoar.
Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengatakan, lahan tersebut disiapkan setelah pemerintah berkoordinasi dengan pengelola Bonakarta.
“Untuk mencari solusi supaya para pedagang yang ada di sekitar Jalan Bonakarta ini tetap bisa berjualan, kami sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola Bonakarta dan alhamdulillah kami difasilitasi untuk disiapkan lahan,” ujar Aziz.
Dinas Koperasi dan UKM Cilegon diminta segera mengukur lahan dan menyusun layout serta pembagian kavling. Dari pendataan sementara, terdapat 53 pedagang yang akan diakomodasi.
Yang menarik, pedagang tidak dikenakan biaya untuk menempati lokasi tersebut.
“Enggak, untuk para pedagang free,” tegas Aziz.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan penataan dilakukan agar pedagang tetap dapat menjalankan usaha, tetapi fasilitas umum tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
“Boleh dagang cuma kan yang tertib, harus seperti itu,” kata Robinsar.
Ia menegaskan trotoar akan dikembalikan untuk pejalan kaki. Pedagang tidak diperbolehkan kembali menggunakan trotoar, termasuk untuk menempatkan gerobak.
Pemkot juga akan mempertimbangkan akses, keamanan, kebersihan, parkir dan potensi pasar dalam penataan lokasi baru. *(RED)



