Thursday, December 11, 2025
header ads 728x90
HomeBeritaBantenPLN Genjot Ekspansi SPKLU, Bisnis Pengisian Daya Kendaraan Listrik Makin Menjanjikan

PLN Genjot Ekspansi SPKLU, Bisnis Pengisian Daya Kendaraan Listrik Makin Menjanjikan

- Advertisement -
- Advertisement -
kunjungan kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke SPKLU Merak, Kamis (13/3/2025).

CILEGON, iNST-Media.id – Seiring dengan meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik di Indonesia, PT PLN (Persero) terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Tahun ini, jumlah titik pengisian daya dipastikan bertambah hingga 7,5 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Langkah ini bukan hanya mendukung kelancaran mudik Lebaran, tetapi juga membuka peluang bisnis baru bagi investor. PLN kini menggandeng sektor swasta untuk berinvestasi dalam pembangunan SPKLU, mengingat kebutuhan infrastruktur pengisian daya semakin tinggi.

“Masih banyak daerah yang belum memiliki SPKLU, dan ini menjadi peluang besar bagi pengusaha untuk berpartisipasi,” ujar General Manager PLN, Mochamad Andy Achamiroedin, dalam kunjungan kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke SPKLU Merak, Kamis (13/3/2025).

- Advertisement -
space iklan 300x250

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa PLN telah menyiapkan kapasitas pengisian daya 7,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. PLN juga memastikan perjalanan mudik tahun ini lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya dengan pemerataan titik pengisian di jalur utama.

“Jarak antar-SPKLU kini sekitar 60 hingga 100 kilometer, jadi pengguna kendaraan listrik tida perlu khawatir” katanya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Di Banten, PLN telah meningkatkan jumlah SPKLU hingga tujuh kali ipat, terutama di wvilaya yang mengalami kepadatan tinggi tahun lalu, seperti Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.kunjungan kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ke SPKLU Merak, Kamis (13/3/2025).

“Masih banyak daerah yang belum memiliki SPKLU, sehingga PLN mengambil peran utama dalam pengembangannya. Ke depan, kami mengajak pengusaha untuk berinvestasi dalam pembangunan SPKLU,” tambahnya.

“Masyarakat semakin banyak yang beralih ke kendaraan listrik. Rata-rata, kini setiap 20 kilometer sudah tersedia SPKLU,” ucapnya

Baca juga:  Apresiasi KPK, Kota Cilegon Raih Nilai SPI Tertinggi Sepanjang Sejarah

Pemerintah menargetkan pertumbuhan kendaraan listrik yang lebih masif dalam beberapa tahun ke depan. Dengan jarak antar-SPKLU yang kini hanya sekitar 60 hingga 100 kilometer, masyarakat tak perlu khawatir soal akses pengisian daya saat bepergian jauh.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa ekosistem kendaraan listrik akan semakin berkembang jika ada lebih banyak investasi dalam sektor ini.

“Dulu hanya ada sekitar 100 SPKLU, sekarang sudah mencapai 1.000 unit. Ini adalah peluang besar bagi pelaku usaha,” katanya. (KR)

 

 

 

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular