Friday, June 5, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaSerangPolda Banten Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2025, Libatkan 600 Personel Gabungan

Polda Banten Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana 2025, Libatkan 600 Personel Gabungan

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Polda Banten menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Alam Tahun 2025 di Alun-alun Barat Kota Serang, Kamis (18/9).

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Forkopimda Provinsi Banten, Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, serta sejumlah instansi terkait.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 600 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, hingga instansi terkait lainnya. Berbagai peralatan dan kendaraan taktis juga dikerahkan untuk memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, hingga kebakaran hutan dan lahan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Dalam amanatnya, Kapolda Banten menegaskan bahwa apel ini merupakan bentuk nyata kesiapan seluruh elemen dalam menghadapi ancaman bencana.

“Indonesia, termasuk Provinsi Banten, merupakan wilayah rawan bencana. Apel ini menjadi sarana pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana, prasarana, serta koordinasi lintas instansi agar tercipta sinergitas yang optimal,” jelas Irjen Pol Hengki.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Kapolda juga menekankan empat poin penting:

  1. Meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, baik individu maupun institusi.
  2. Membangun partisipasi publik melalui sosialisasi, terutama bagi masyarakat pesisir yang rawan tsunami.
  3. Memperkuat komunikasi dan sinergi antarinstansi, dengan menghilangkan ego sektoral.
  4. Meningkatkan kemampuan personel serta kesiapan peralatan agar siap digunakan kapan saja.

Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi atas pelaksanaan apel ini. Menurutnya, kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif semua pihak.

“Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya mitigasi risiko dan kewaspadaan dini. Kita tentu berharap tidak ada bencana, namun pemetaan potensi, simulasi penanggulangan, hingga mekanisme tanggap darurat harus selalu disiapkan,” ujar Andra.

Di akhir kegiatan, Kapolda Banten berharap apel ini semakin memperkuat kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana.

“Semoga melalui kegiatan ini, kita mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan perlindungan terbaik bagi masyarakat. Sinergi dan gotong royong adalah kekuatan utama dalam menjaga keselamatan rakyat,” pungkasnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular