LEBAK, INST-Media.id – Kementerian Perhubungan memastikan proyek reaktivasi jalur Kereta Api (KA) Rangkasbitung–Pandeglang segera dimulai pada 2026. Proyek ini masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) dan ditargetkan selesai pada tahun 2029.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta,
Ferdian Suryo Adhi Pramono, mengatakan reaktivasi sempat tertunda karena pandemi Covid-19 dan penyesuaian anggaran pemerintah. Namun, pada 2027, Kemenhub sudah dapat memulai penganggaran ulang, termasuk untuk penertiban lahan.
“Reaktivasi jalur KA Rangkasbitung–Pandeglang sudah masuk rencana jangka menengah. Kita targetkan 2029 sudah bisa beroperasi,” jelas Ferdian saat kunjungan uji coba Gedung Stasiun Ultimate Rangkasbitung.
Proyek ini akan menggunakan jalur lama yang mayoritas lahannya sudah tercatat sebagai aset Kemenhub di BPN. Pihak Balai Teknik juga telah melakukan survei ulang untuk memastikan kesiapan reaktivasi di lapangan.
Warga Lebak–Pandeglang menyambut baik proyek ini. Kehadiran jalur kereta dinilai akan membuka akses transportasi yang lebih cepat, mengurangi kepadatan jalan raya, dan memperkuat konektivitas wilayah di Banten. *(RED)



