CILEGON, INST-Media.id – Wali Kota Cilegon Robinsar mengumpulkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi serapan anggaran sekaligus mempercepat persiapan pembangunan tahun 2027.
Dalam rapat dinas yang digelar di Aula Setda II Kota Cilegon, Kamis (7/5/2026), Robinsar meminta seluruh OPD segera menuntaskan dokumen perencanaan agar proyek pembangunan tahun depan bisa langsung berjalan sejak awal tahun anggaran.
“Jangan sampai tahun depan masih sibuk mengurus perencanaan. Tahun ini semuanya harus selesai supaya tinggal pelaksanaan,” tegasnya.
Menurut Robinsar, keterlambatan administrasi dan dokumen teknis sering menjadi penyebab lambatnya pembangunan di lapangan. Ia mencontohkan proyek pembangunan tiang penerangan jalan yang harus sudah matang dari sisi perencanaan sejak tahun berjalan.
Selain fokus pada pembangunan, Pemkot Cilegon juga mengevaluasi realisasi pendapatan dan belanja daerah triwulan pertama tahun 2026. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui kendala yang dihadapi masing-masing OPD dalam penyerapan anggaran.
Robinsar menilai rendahnya persentase serapan di sejumlah dinas harus dilihat secara proporsional, terutama pada OPD dengan anggaran besar seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum.
“Kalau anggarannya besar, persentasenya memang terlihat kecil, padahal nominal yang terserap cukup besar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Heni Anita Susila mengungkapkan anggaran Dindikbud tahun 2026 mencapai Rp491,6 miliar. Tahun sebelumnya, realisasi anggaran dinas tersebut mencapai 97,64 persen.
Saat ini, Dindikbud tengah menyiapkan sejumlah proyek pembangunan ruang kelas baru, revitalisasi sekolah, hingga pengadaan fasilitas pendidikan dan kegiatan budaya daerah. *(RED)



