CILEGON, INST-Media.id – Pemerintah Kota Cilegon menegaskan Program Modernisasi Balai Latihan Kerja (BLK) bukan sekadar wacana. Program ini disiapkan sebagai solusi nyata untuk membuka akses kerja bagi warga, khususnya di tengah dinamika industri dan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon, Panca N. Widodo, menyatakan pemerintah daerah memilih langkah aktif dengan memperkuat pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
“Kami tidak menutup mata terhadap kondisi industri, termasuk PHK. Tapi pemerintah harus hadir dengan solusi. Karena itu, modernisasi BLK kami dorong agar warga Cilegon punya kesiapan dan peluang kerja nyata,” ujar Panca, Jumat (9/1/2026).
Modernisasi BLK dilakukan melalui pembaruan kurikulum, peningkatan sarana-prasarana, sertifikasi kompetensi, hingga pembukaan akses pemagangan industri. Pemkot Cilegon juga menjalin kerja sama dengan BBPVP Serang untuk memperluas pelatihan lanjutan dan penyaluran tenaga kerja.
Tak hanya itu, pelatihan bahasa asing seperti Korea dan Jepang juga disiapkan untuk membuka peluang kerja ke luar negeri.
Program ketenagakerjaan ini diperkuat melalui Beasiswa Cilegon Juare yang diselaraskan dengan kebutuhan pasar kerja. Selain sektor industri, Pemkot juga mendorong UMKM sebagai alternatif penciptaan lapangan kerja. *(RED)



