LEBAK, INST-Media.id – Duka mendalam dirasakan pasangan lansia Saniti dan Juned, warga Kampung Pasir Ipís, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Rumah sederhana yang telah mereka tempati selama lebih dari 20 tahun ambruk pada Selasa (7/10/2025) dini hari usai diguyur hujan deras.
Bangunan berukuran sekitar 5×6 meter yang terbuat dari kayu dan anyaman bambu itu kini rata dengan tanah. Tiang-tiang penyangga yang lapuk dimakan usia tak lagi mampu menopang beban rumah, hingga akhirnya roboh saat keduanya tengah beristirahat.
Beruntung, Saniti dan Juned berhasil menyelamatkan diri meski hanya menyisakan pakaian di badan. Kini, pasangan renta itu terpaksa mengungsi di rumah tetangga untuk sementara waktu.
“Kami kaget, pas hujan deras malam itu rumah tiba-tiba roboh. Sekarang kami numpang di rumah tetangga, belum tahu mau ke mana,” ucap Saniti lirih, menahan haru.
Salah seorang tetangga, Erawati, mengaku kondisi rumah pasangan lansia itu memang sudah miring sejak lama. Warga sempat menyanggah bangunan dengan bambu agar tidak roboh, namun hujan deras membuatnya tak mampu bertahan.
“Sudah lama miring, sempat kami sanggah pakai bambu. Tapi malam itu sekitar jam tiga roboh total. Sekarang Bu Saniti dan Pak Juned ngungsi di rumah saya,” kata Erawati.
Ia berharap pemerintah segera turun tangan membantu pasangan lansia tersebut agar bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman.
Peristiwa ini menjadi potret nyata masih banyaknya warga kurang mampu di pelosok Lebak yang hidup dalam keterbatasan dan berharap uluran tangan dari pemerintah maupun masyarakat. *(RED)



