CILEGON, INST-Media.id – Kecelakaan kerja terjadi di area Pelabuhan Ciwandan pada Selasa pagi (24/2/2026). Insiden tabrakan antara dump truck logistik dan forklift di Dermaga 5A menyebabkan satu sopir truk meninggal dunia. Peristiwa ini menjadi sorotan terkait keselamatan kerja di kawasan pelabuhan.
Berdasarkan keterangan resmi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Kendaraan dump truck milik armada Ratu Melati berbenturan dengan forklift yang dioperasikan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) PT Galuh Bandar Samudra. Seluruh aktivitas alat berat dan armada berada di bawah pengelolaan mitra pengguna jasa.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut.
“Tim keamanan pelabuhan langsung mengamankan lokasi dan mengevakuasi korban ke Klinik Pelabuhan sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Krakatau Medika. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat penanganan medis,” ujarnya.
Pelindo memastikan telah menjalankan prosedur tanggap darurat sesuai SOP. Saat ini, penanganan dan investigasi dilakukan bersama pihak pengelola armada truk dan perusahaan bongkar muat, dengan dukungan penuh kepada aparat berwenang.
Benny menegaskan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi prioritas utama di seluruh area operasional pelabuhan. Seluruh mitra diminta disiplin menerapkan standar keselamatan guna mencegah kejadian serupa.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat aktivitas alat berat di kawasan pelabuhan yang padat lalu lintas kendaraan logistik. *(RED)



