LEBAK, INST-Media.id – Aksi protes tak biasa terjadi di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Puluhan warga, mayoritas ibu-ibu, menanam padi dan pohon pisang di jalan rusak yang penuh lumpur.
Aksi ini dilakukan karena jalan poros penghubung Desa Intenjaya dan Desa Cikulur tak kunjung diperbaiki. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga untuk bekerja, sekolah, dan berdagang.
Setiap hari kendaraan sering terjebak lumpur. Beberapa pengendara bahkan terjatuh akibat licin. Seorang pedagang sayur juga sempat mengalami kecelakaan kecil saat melintas.
“Kami tanam saja sekalian, karena jalannya sudah seperti sawah,” kata Elin, warga setempat.
Ketua RW Sartani berharap pemerintah segera memperbaiki jalan agar aktivitas warga kembali lancar. *(RED)



