CILEGON, INST-Media.id – Satu hari usai Natal, antrean truk di Pelabuhan Ciwandan masih panjang, Jumat (16/2025). Para sopir harus menunggu berjam-jam karena armada kapal terbatas. Beberapa sopir yang mencoba masuk ke Pelabuhan Merak dihalau petugas.
Mulyadi, sopir truk, mengeluhkan tingginya biaya operasional akibat lamanya antrean. “Biaya operasional meningkat, karena kami harus menunggu berhari-hari di antrian,” ujarnya.
PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, hingga Jumat malam, tercatat 994 trip kapal di 15 lintasan, termasuk jalur Jawa–Sumatera. Jumlah penumpang mencapai 186.421 orang, sepeda motor 13.164 unit, kendaraan roda empat 19.563 unit, truk 9.445 unit, dan bus 1.832 unit.
Pelabuhan Ciwandan tetap menjadi titik vital transportasi nasional, namun antrean panjang akibat minimnya armada kapal menjadi perhatian bagi sopir dan operator logistik. *(RED)



