PANDEGLANG, INST-Media.id – Kekeringan melanda 12 kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, menyebabkan krisis air bersih yang serius. Warga di daerah terdampak, seperti di Kampung Cikadu, Desa Mendung, Kecamatan Cibaliung.
Terpaksa antre untuk mendapatkan air bersih dari bantuan yang disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang.
Dalam antrea ini, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa membawa berbagai jenis wadah untuk mengisi air bersih. Kekurangan pasokan air memaksa mereka mencari alternatif sumber air, seperti sungai dan sumur, yang semakin menipis akibat musim kemarau yang berkepanjangan.
Haerudin, seorang warga, menyatakan bahwa bantuan air bersih sangat membantu mereka. “Kondisi ini memaksa kami untuk mencari air bersih ke sungai setiap tahunnya,” ujarnya pada Minggu (25/8/2024).
Sekretaris BPBD Pandeglang, Nana Mulyana, mencatat bahwa setidaknya 12 kecamatan mengalami kekeringan, dengan ribuan kepala keluarga terdampak. “Sumber air alami seperti sungai dan sumur mulai mengering akibat musim kemarau panjang,” katanya.
Nana Mulyana mengimbau agar masyarakat segera melapor ke pihak desa atau kecamatan jika membutuhkan bantuan air bersih, agar permohonan dapat segera diproses dan ditindaklanjuti oleh BPBD. (Kha/Red)



