LEBAK, INST-Media.id – Gelombang tinggi di perairan selatan Lebak, Banten, membuat nelayan di Kecamatan Cihara menghentikan aktivitas melaut. Demi menghindari kerusakan perahu, mereka menarik paksa kapal ke daratan.
Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gelombang di wilayah ini mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi itu dinilai sangat berbahaya, terutama bagi nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil.
“Gelombangnya besar sekali, jadi kami takut perahu hancur kalau tetap dipaksakan ke laut,” ujar Nasrudin, seorang nelayan setempat, Selasa (29/4/2025).
Saat ini, nelayan memilih menghabiskan waktu dengan memperbaiki jaring dan mesin kapal yang mulai rusak. Banyak dari mereka berharap ada bantuan dari pemerintah, baik dalam bentuk alat tangkap baru maupun pembuatan jalur aman bersandar.
“Kami butuh lalawang atau jalur aman agar saat bersandar tidak merusak perahu. Kami juga berharap bantuan alat tangkap baru,” tambah Herdiana, Ketua Tempat Pelelangan Ikan Cihara.
Gelombang tinggi diperkirakan masih terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, membuat nelayan harus bersabar hingga kondisi laut membaik. *(RED)



