Friday, May 15, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaBantenGunung Pinang Rusak demi Wisata? Warga Serang Desak Proyek Dihentikan

Gunung Pinang Rusak demi Wisata? Warga Serang Desak Proyek Dihentikan

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Ratusan warga Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang turun ke jalan, Rabu (30/4/2025). Mereka melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Perum Perhutani untuk menolak proyek pembangunan wisata alam di kawasan Gunung Pinang.

Warga menilai proyek revitalisasi tersebut justru merusak lingkungan. Sejumlah spanduk dibentangkan, menuntut aktivitas dihentikan dan kawasan hutan lindung dikembalikan ke fungsi semula. Mereka menyoroti adanya aktivitas penebangan pohon yang dikhawatirkan memicu bencana alam.

Baca juga:  Antisipasi Bencana, Warga dan Pelaku Wisata di Pantai Carita Dilatih Hadapi Gempa dan Tsunami

“Belum ada sosialisasi dari pihak pengembang, bahkan izin dari RT dan RW pun belum ada,” tegas Sumarga, Ketua Karang Taruna Kecamatan Kramatwatu.

- Advertisement -
space iklan 300x250
Demo Gunung Pinang
Warga Desa Pejaten saat berunjuk rasa di depan kantor Perum Perhutani, menolak proyek wisata Gunung Pinang karena dinilai merusak hutan lindung. (INST-Media)

Pihak pengembang, Dudung Permana, membantah adanya penebangan pohon secara masif. Menurutnya, mereka hanya melakukan pembersihan akar pohon yang dianggap mengganggu estetika.

Baca juga:  Ribuan Wisatawan Serbu Tempat Rekreasi di Serang, Wahana Air Jadi Favorit!

Namun Dudung mengakui belum pernah melakukan dialog dengan warga setempat. Ia juga menyatakan siap mundur dari proyek jika masyarakat tidak menghendaki pembangunan tersebut.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Warga mendesak agar reboisasi segera dilakukan dan meminta Perhutani bertanggung jawab atas kerusakan yang telah terjadi.*(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular