CILEGON, INST-Media.id – Sekelompok remaja di Kota Cilegon nekat bikin konten berbahaya di media sosial. Mereka terlibat aksi tawuran yang disiarkan langsung melalui Instagram pada Selasa (20/5/2025) dini hari, namun aksi tersebut berhasil digagalkan oleh kepolisian.
Dalam upaya pembubaran oleh Unit Jawara Street Crime Polres Cilegon, satu remaja mengalami luka setelah menabrak pagar berduri saat melarikan diri. Tiga remaja diamankan dan langsung digelandang ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut.
Dari lokasi, petugas menyita barang bukti berupa satu senjata tajam jenis celurit dengan panjang sekitar 1,5 meter dan satu unit sepeda motor yang digunakan saat hendak melakukan tawuran.
“Remaja-remaja ini sudah janjian tawuran, dan parahnya lagi disiarkan secara live. Kami bergerak cepat agar kejadian tidak berkembang lebih jauh,” ujar Iptu Muhyidin, Kaur Bin Ops Reskrim Polres Cilegon.
Pihak kepolisian mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari. “Jangan sampai anak-anak terjebak dalam pergaulan yang berbahaya dan merugikan diri mereka sendiri,” lanjutnya.
Aksi ini menjadi peringatan keras akan bahayanya konten media sosial yang tidak bertanggung jawab. Polisi pun berkomitmen akan terus mengawasi dan menindak tegas pelaku kegiatan serupa yang mengancam ketertiban dan keselamatan warga.*(RED)



