Friday, April 17, 2026
header ads 728x90
HomeRagamTips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Anjuran Islam

Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Anjuran Islam

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Muslim di seluruh dunia bersiap melaksanakan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan dan kepedulian sosial. Namun, memilih hewan kurban tidak bisa sembarangan. Ada syarat-syarat penting yang harus dipenuhi agar kurban yang dilakukan sah secara syariat.

Baca juga:  Lapak Hewan Kurban di Cilegon Diperiksa, Semua Hewan Dipastikan Sehat dan Aman

Berikut panduan praktis dalam memilih hewan kurban yang tepat menurut ajaran Islam:

1. Pilih Hewan Sesuai Ketentuan
Hanya jenis hewan tertentu yang diperbolehkan untuk kurban, yaitu kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta. Pastikan hewan tersebut termasuk hewan ternak dan bukan hewan liar.

- Advertisement -
space iklan 300x250

2. Cek Umur Hewan Sebelum Dibeli
Usia hewan sangat menentukan keabsahan kurban. Domba dan kambing minimal berumur satu tahun atau telah tumbuh gigi tetap. Sapi dan kerbau harus berumur minimal dua tahun, sementara unta harus sudah mencapai lima tahun.

3. Pastikan Kondisi Kesehatan Prima
Jangan memilih hewan yang memiliki cacat atau penyakit. Ciri-ciri hewan yang layak kurban antara lain tidak buta, tidak pincang, tidak terlalu kurus, tidak kehilangan sebagian besar telinga, dan tidak memiliki penyakit kulit.

- Advertisement -
space iklan 300x250

4. Belanja di Tempat yang Terpercaya
Belilah hewan dari peternak atau penjual yang jujur dan terbuka. Jangan ragu untuk menanyakan riwayat kesehatan hewan. Jika ragu, ajak tenaga ahli atau dokter hewan untuk mengecek kondisi fisiknya.

Baca juga:  Pasar Hewan Kurban di Lebak Mulai Ramai, Jelang Idul Adha Harga Tembus Puluhan Juta!

5. Sesuaikan dengan Kemampuan Ekonomi
Islam tidak mewajibkan kurban yang mahal. Yang terpenting adalah memenuhi syarat sah. Untuk kurban sapi, boleh dilakukan secara patungan maksimal tujuh orang.

6. Niat yang Lurus sejak Awal
Niat kurban harus sudah tertanam sejak membeli hewan tersebut. Jangan sampai diniatkan untuk konsumsi pribadi, lalu berubah menjadi kurban. Ketulusan niat penting agar ibadah ini diterima Allah SWT.

Ibadah kurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi juga bentuk pengorbanan dan kepedulian sosial. Dengan memilih hewan kurban yang tepat, kita telah melangkah dalam kebaikan dan berbagi berkah untuk sesama. *(NSA/RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular