CILEGON, INST-Media.id – Baru 100 hari menjabat, Wali Kota Cilegon Robinsar dan Wakilnya Fajar Hadi Prabowo langsung tancap gas. Berbagai gebrakan mereka terbukti nyata dan langsung dirasakan masyarakat. Mulai dari penanganan banjir, perbaikan jalan rusak, hingga layanan kesehatan 24 jam di Puskesmas.
Dalam program bertajuk “Cilegon Juare”, pasangan Robinsar-Fajar menjalankan 10 program prioritas. Di antaranya, normalisasi saluran air di titik rawan banjir seperti JLS dan Landmark, serta perbaikan trotoar yang memperlancar aktivitas warga.
Pelayanan kesehatan juga jadi sorotan. Kini, warga bisa mengakses Puskesmas 24 jam dan layanan Doklink, aplikasi konsultasi kesehatan dari rumah via HP. Inovasi ini mempermudah warga tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit.
Dalam dunia pendidikan, program Beasiswa Juare hadir sebagai solusi pendidikan gratis bagi masyarakat. Kerja sama dengan 10 universitas ternama mempermudah anak-anak Cilegon kuliah sampai sarjana tanpa biaya.
Ada pula program Birokrat Mengajar, yang mengajak para pejabat turun langsung ke SMP untuk mengenalkan fungsi OPD dan jalannya pemerintahan. Ini menumbuhkan kesadaran politik sejak dini.
Tak kalah menarik, program ASN Go Green mengajak pegawai Pemkot sesekali ke kantor tanpa kendaraan pribadi dan menggiatkan kegiatan Jumat Bersih untuk menjaga lingkungan.
Untuk memperbaiki kualitas tenaga kerja, pelatihan bahasa Korea, Jepang, hingga pelatihan satpam disediakan agar warga siap bersaing di dunia kerja, bahkan untuk kerja di luar negeri.
Sementara itu, Robinsar-Fajar juga menggencarkan penanganan sampah dengan 500 tempat sampah baru dan menjalin kerja sama internasional dengan FCIP (Future Cities Infrastructure Programme) dari Inggris.
Dalam program perbaikan jalan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota turun langsung ke lokasi. Respons cepat membuat banyak jalan rusak segera diperbaiki. Lampu jalan pun dipasang di kawasan gelap melalui CSR Krakatau Posco Energy.
Di sektor ekonomi, komunikasi dengan investor asing seperti dari Jepang, Inggris, dan China terus dibangun. Termasuk rencana investasi pengolahan sampah jadi listrik dan pengembangan pelabuhan serta kawasan industri.
Gebrakan nyata ini membuktikan bahwa Robinsar-Fajar tak sekadar janji. Warga mulai merasakan dampaknya, dan harapan untuk Cilegon yang lebih baik pun semakin besar. *(RED)



