Wednesday, June 3, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaNasionalMulai 1 Juni, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Pengawasan Kendaraan Diperketat

Mulai 1 Juni, ASDP Sterilisasi Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Pengawasan Kendaraan Diperketat

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

JAKARTA, INST-Media.id – Sterilisasi Pelabuhan Merak dan Bakauheni mulai diuji coba pada 1 Juni 2026 sebagai bagian dari transformasi layanan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Kebijakan ini diterapkan untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan kualitas layanan di dua pelabuhan penyeberangan tersibuk di Indonesia tersebut.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan program sterilisasi bukan sekadar penataan kawasan operasional, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan pelabuhan yang lebih modern dan aman bagi pengguna jasa.

“Penerapan kebijakan ini merupakan komitmen kami dalam menghadirkan tata kelola pelabuhan yang lebih tertib, aman, dan modern,” ujar Heru dalam keterangan resminya, Sabtu (31/5/2026).

- Advertisement -
space iklan 300x250

Melalui kebijakan tersebut, ASDP akan memperkuat sistem pengawasan, mengatur akses keluar-masuk kendaraan dan personel, serta menerapkan penggunaan identitas dan alat pelindung diri (APD) di kawasan pelabuhan.

Di Pelabuhan Merak, implementasi sterilisasi diperkuat dengan penerapan One Gate System yang telah memasuki tahap uji coba sejak 25 Mei 2026. Seluruh kendaraan pengguna layanan reguler maupun ekspres diarahkan masuk melalui satu akses utama di gerbang eksekutif.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Sementara itu, Pelabuhan Bakauheni mengoptimalkan penggunaan teknologi seperti Face Recognition, RFID, CCTV, dan sistem monitoring kendaraan yang terintegrasi untuk meningkatkan pengendalian operasional.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa perusahaan juga mulai menerapkan penggunaan shuttle bus listrik dan kendaraan listrik roda dua untuk mendukung mobilitas di dalam kawasan pelabuhan.

“Langkah ini bukan hanya untuk menciptakan kawasan yang lebih tertib dan terkendali, tetapi juga mencerminkan komitmen ASDP dalam mendukung implementasi Green Port,” kata Windy.

Setelah masa uji coba, kebijakan sterilisasi kawasan pelabuhan akan diberlakukan secara penuh mulai 15 Juni 2026. *(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular