Friday, May 1, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaCilegonDigusur Pakai Alat Berat! Warung Remang-Remang di Ciwandan Akhirnya Rata dengan Tanah!

Digusur Pakai Alat Berat! Warung Remang-Remang di Ciwandan Akhirnya Rata dengan Tanah!

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Deru alat berat menghancurkan keheningan pagi di Kelurahan Tegal Ratu, Ciwandan, Kamis (24/7/2025). Belasan bangunan semi permanen yang berdiri di atas lahan milik PT Krakatau Tirta Industri (KTI) akhirnya diratakan. Bangunan-bangunan itu selama ini dikenal warga sebagai warung remang-remang.

Petugas gabungan dari unsur pemerintah, kepolisian, dan keamanan perusahaan tampak sigap mengamankan jalannya eksekusi. Namun, momen dramatis tak terhindarkan saat pemilik warung mencoba menyelamatkan barang-barang mereka.

Baca juga:  Ramai Dikeluhkan Warga, Warung Remang-Remang di Ciwandan Akhirnya Ditertibkan!

“Katanya diberi waktu seminggu, ini baru dua hari udah dirobohkan. Barang-barang saya belum sempat dipindah!” keluh Nurhayati, pemilik salah satu warung, sambil menunjukkan tumpukan puing tempat usahanya dulu berdiri.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Beberapa warga hanya bisa menangis menyaksikan bangunan mereka digilas alat berat. Mereka mengaku sudah tinggal dan berjualan di sana selama bertahun-tahun, membuka warung kecil, jual sembako, hingga pengepul barang bekas.

Camat Ciwandan
Camat Ciwandan, Agus Ariyadi, memantau langsung proses pembongkaran warung remang-remang di atas lahan milik PT KTI. Ia menegaskan, penertiban dilakukan demi keselamatan dan ketertiban wilayah. (Foto: INST-Media)

Meski begitu, Camat Ciwandan, Agus Ariyadi, menegaskan pembongkaran ini tak bisa ditawar. Lahan tersebut adalah jalur vital pipa air bertekanan tinggi milik KTI dan tak boleh dipakai sembarangan.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Ini juga bagian dari penertiban wilayah. Selain berbahaya, di sana juga ada indikasi aktivitas negatif yang bikin resah masyarakat,” jelas Agus.

Meski menolak, warga tak bisa berbuat banyak. Warung-warung itu kini tinggal kenangan, tersisa hanya serpihan papan, atap seng, dan kisah pilu yang tertimbun reruntuhan. *(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular