LEBAK, INST-Media.id – Video yang beredar menunjukkan momen unik saat upacara HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Cibeber, Lebak, Banten, Minggu (17/8/2025). Puluhan anggota Paskibra berjuang menahan licin dan becek di lapangan yang penuh lumpur akibat hujan deras semalam. Meski pakaian mereka kotor, semangat mereka tetap menyala, dengan gerakan pengibaran bendera yang tetap tertib dan khidmat.

Kondisi lapangan yang becek membuat proses pengibaran bendera menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar. Meski begitu, mereka tampak menikmati pengalaman tersebut, bahkan terlihat tersenyum dan saling mendukung satu sama lain di tengah situasi yang penuh lumpur.
Salah satu peserta upacara, pelajar SD, mengatakan, “Semoga tahun depan lapangan tidak ledok (becek) lagi,” sambil tersenyum.
Peserta lainnya menambahkan, “Kami senang bisa ikut mengibarkan bendera, meski kaki dan baju penuh lumpur. Ini pengalaman yang seru dan tidak akan kami lupakan.”
Kades Cibeber, Jalu Harto, menjelaskan bahwa pihak desa telah menaburkan pasir malam sebelumnya untuk mengurangi becek, namun hujan deras membuat lapangan tetap berlumpur. Ia menambahkan, sebanyak 50 pengibar bendera yang terdiri dari pelajar SD, SMP, dan SMA tetap semangat menjalankan tugasnya meski pakaian dan sepatu mereka kotor.
“Malam sebelumnya kami sudah menaburkan pasir agar lapangan tidak terlalu becek. Tapi hujan deras turun hingga membuat lapangan tetap berlumpur. Ada 50 orang pengibar bendera yang ikut serta, mereka berasal dari pelajar SD, SMP, dan SMA. Meskipun harus berkotor ria, mereka tetap senang bisa menjadi pengibar bendera,” ujarnya.
Pengalaman ini menjadi momen berharga bagi generasi muda, sekaligus pembelajaran untuk lebih siap menghadapi kondisi lapangan yang tak selalu ideal di masa mendatang. Upacara HUT ke-80 RI di Cibeber membuktikan semangat nasionalisme tetap menyala, meski harus menghadapi tantangan sederhana seperti lumpur di lapangan. *(RED)



