Friday, May 1, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaSerangDuka Banjir Padarincang, Bupati Serang Takziah dan Janjikan Evaluasi Menyeluruh

Duka Banjir Padarincang, Bupati Serang Takziah dan Janjikan Evaluasi Menyeluruh

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bertakziah ke rumah duka salah satu warga yang meninggal dunia akibat bencana banjir di Kampung Begog RT 23 RW 004, Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, Senin (29/12/2025). Korban jiwa bernama Marto (60) dilaporkan meninggal dunia pada Minggu malam (28/12/2025) saat banjir melanda kawasan tersebut.

Dalam kunjungannya, Ratu Rachmatuzakiyah yang akrab disapa Ratu Zakiyah turut berziarah ke makam almarhum di tempat pemakaman umum (TPU) setempat untuk memanjatkan doa. Ia didampingi Asisten Daerah (Asda) II yang juga Pelaksana Tugas Kepala DPUPR Febriyanto, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang Ajat Sudrajat, serta Kepala Dinas Sosial Yadi Priyadi Rochdian.

Usai berdoa di makam, Ratu Zakiyah mengunjungi kediaman kerabat almarhum untuk menyampaikan duka cita secara langsung sekaligus menyerahkan bantuan sembako dan santunan uang kepada keluarga korban.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Kami hadir di sini untuk menyampaikan duka mendalam kepada keluarga. Beliau telah meninggalkan kita semua, semoga almarhum husnul khatimah,” ujar Ratu Zakiyah.

Ratu Zakiyah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang akan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Menurutnya, sejumlah langkah penanganan sebelumnya telah dilakukan, termasuk normalisasi sungai di wilayah Sukamaju dan Ranca Sanggal.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Hampir satu minggu seluruh kepala OPD bekerja melakukan normalisasi sungai. Alhamdulillah, setiap turun hujan air cepat surut. Namun, banjir semalam justru berpindah ke Kampung Begog dan ini di luar dugaan kami. Secara pribadi kami mohon maaf,” ucapnya dengan nada lirih.

Guna mengantisipasi banjir ke depan, Ratu Zakiyah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk terus melakukan mitigasi di wilayah-wilayah rawan banjir, khususnya di Kecamatan Padarincang.

“Kita harus cek semua lokasi. Di Padarincang ini ternyata terdapat beberapa titik yang memiliki potensi banjir,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, dan DPUPR untuk terus mengawal proses normalisasi sungai sebagai langkah meminimalisasi risiko banjir. Upaya tersebut diharapkan dapat mempercepat surutnya air saat terjadi luapan.

Terkait kemungkinan relokasi warga, Ratu Zakiyah menyatakan hal tersebut akan dibahas lebih komprehensif bersama Pemerintah Provinsi Banten, mengingat jumlah warga terdampak cukup banyak.

“Relokasi tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah kabupaten. Ini perlu dibicarakan bersama Pemprov Banten,” katanya.

Ia juga memastikan bantuan lanjutan bagi keluarga korban akan terus diberikan. “Insya Allah pada hari ketiga dan ketujuh kami juga akan membantu. Mohon doanya untuk kita semua,” tuturnya.

Sebagai informasi, banjir kembali melanda Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang, pada Minggu malam (28/12/2025) akibat meluapnya Sungai Cikalumpang. Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhonny E Wangga, menyebutkan korban meninggal dunia atas nama Marto (60) yang saat kejadian sedang dalam kondisi sakit stroke dan berada sendirian di rumah ketika banjir datang secara tiba-tiba.

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular