CILEGON, INST-Media.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menegaskan komitmennya mendukung program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Meski terkendala ketersediaan lahan, Pemkot memastikan anak-anak dari keluarga miskin tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon, Damanhuri, mengatakan Sekolah Rakyat merupakan kebijakan strategis pemerintah pusat untuk menekan angka kemiskinan melalui pendidikan terintegrasi dari jenjang dasar hingga menengah.
“Sekolah Rakyat ini gagasan Presiden untuk memutus rantai kemiskinan. Harapannya, anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa meningkatkan taraf hidupnya melalui pendidikan,” ujar Damanhuri, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Cilegon telah diminta melakukan inventarisasi lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dengan kebutuhan minimal 30 hektare. Namun hingga kini, Cilegon belum memiliki aset lahan yang memenuhi syarat tersebut.
“Lahan terluas yang kami miliki hanya sekitar 9,5 hektare milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Itu pun belum memenuhi syarat karena kemiringan lahan dan sertifikatnya masih berproses,” jelasnya.
Meski demikian, Pemkot Cilegon tetap mengambil langkah konkret. Sebanyak 17 siswa SMA dari keluarga kurang mampu difasilitasi untuk mengikuti program Sekolah Rakyat di Tangerang Selatan.
“Kami fasilitasi keberangkatan dan kebutuhan pendidikan mereka agar tetap bisa sekolah,” tegas Damanhuri.
Sementara itu, Plt Asda I Setda Kota Cilegon Bambang Hario Bintan menegaskan dukungan Pemkot terhadap Sekolah Rakyat merupakan amanat konstitusi.
“Ini kewajiban pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, meski pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi riil,” ujarnya.
Pemkot Cilegon memastikan akan terus mencari solusi agar Sekolah Rakyat ke depan dapat dihadirkan langsung di Kota Cilegon. *(RED)



