CILEGON, INST-Media.id – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap penumpang KMP Kirana II, Andreas Lingsing (26), yang diduga melompat ke laut di sekitar Perairan Pulau Tempurung, lintasan Merak–Bakauheni. Hingga hari kelima operasi, Minggu (2/8/2026), korban masih belum ditemukan.
Operasi pencarian dilakukan sesuai arahan SAR Mission Coordinator dengan membagi personel menjadi dua tim. Tim Unit Siaga SAR Merak melakukan koordinasi dan pemantauan bersama Kantor SAR Lampung, PT ASDP Indonesia Ferry, Lanal Banten, serta Polairud Banten. Sementara Tim Unit Siaga SAR Pandeglang melakukan penyisiran laut menggunakan RIB 02.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengatakan pencarian difokuskan di area seluas 263 nautical mile persegi (NM²).
“Operasi SAR hari kelima kami bagi menjadi dua tim sesuai arahan SAR Mission Coordinator. Tim Unit Siaga SAR Merak melaksanakan koordinasi dengan Kantor SAR Lampung, ASDP, Lanal Banten, dan Polairud Banten. Sementara Tim Unit Siaga SAR Pandeglang melakukan pencarian menggunakan RIB 02 dengan luas area pencarian 263 nautical mile persegi dan lintasan pencarian sekitar 103 nautical mile,” ujarnya.
Menurut Rizky, hingga Minggu sore hasil pencarian masih belum membuahkan hasil.
“Hingga pukul 16.00 WIB, hasil pencarian masih nihil. Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Senin, 3 Agustus 2026, mulai pukul 07.00 WIB,” katanya.
Andreas Lingsing, warga Bandar Lampung, dilaporkan diduga melompat dari KMP Kirana II saat kapal berlayar di lintasan Merak–Bakauheni. Basarnas bersama unsur SAR gabungan berkomitmen melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan atau operasi dinyatakan selesai sesuai prosedur. *(RED)



