CILEGON, INST-Media.id – Meski harga plastik mengalami kenaikan, harga bahan pokok penting (bapokting) di Kota Cilegon tetap stabil. Kondisi ini menjadi perhatian karena menunjukkan daya tahan pasar di tengah tekanan biaya.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Cilegon, Ahmad Fitriadi, menyebut stabilnya harga disebabkan pedagang memilih menahan harga demi menjaga daya beli masyarakat.
“Pedagang lebih memilih mengurangi keuntungan daripada menaikkan harga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kenaikan harga plastik tidak terlalu berdampak besar karena hanya dihitung per lembar. Dalam satu pak, kenaikan berkisar Rp3.000 hingga Rp10.000.
Sebagian pedagang juga menyiasati dengan mengurangi isi atau netto produk tanpa mengubah harga jual, terutama pada makanan yang menggunakan kemasan plastik.
Berdasarkan data Disperindag, dari 52 komoditas yang dipantau, hanya empat yang naik yakni cabai merah besar, cabai rawit hijau, ikan kembung, dan wortel.
Sementara dua komoditas turun, yaitu cabai rawit merah dan telur ayam ras.
Secara umum, kondisi harga bahan pokok di Cilegon masih terkendali dan tidak terpengaruh signifikan. *(RED)



