CILEGON, INST-Media.id – Kementerian Haji dan Umroh mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur tawaran haji jalur undangan tanpa antrean atau haji furoda pada tahun 2026. Pasalnya, pemerintah Arab Saudi dipastikan tidak menerbitkan visa mujamalah untuk musim haji tahun ini.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Cilegon, Zarkoni Barmawi, mengatakan imbauan ini penting untuk mencegah potensi penipuan yang kerap menyasar calon jemaah.
“Pemerintah Arab Saudi tidak menerbitkan visa mujamalah tahun ini, sehingga haji furoda tidak tersedia. Masyarakat diminta tidak tergiur dengan tawaran jalur cepat tanpa antrean,” ujarnya.
Ia menegaskan, hanya jalur resmi yang diakui pemerintah, yakni haji reguler dan haji khusus (plus), yang dapat memberangkatkan jemaah secara legal ke Tanah Suci.
Sementara itu, untuk musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, sebanyak 620 calon jemaah haji asal Kota Cilegon dijadwalkan berangkat dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni pada 4 Mei dan 16 Mei 2026.
Seluruh persiapan keberangkatan telah dilakukan, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga bimbingan manasik haji.
“Kami pastikan seluruh jemaah siap berangkat dan bisa menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali dalam kondisi sehat,” tambah Zarkoni. *(RED)



