Sunday, April 26, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaCilegonKemarau Datang, Warga Cilegon Krisis Air Bersih: Sumur Bor 50 Meter Pun...

Kemarau Datang, Warga Cilegon Krisis Air Bersih: Sumur Bor 50 Meter Pun Belum Tentu Layak

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

CILEGON, INST-Media.id – Ratusan warga di Kota Cilegon mengalami krisis air bersih saat musim kemarau. Warga di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, bahkan harus membuat sumur bor hingga kedalaman 50 meter, namun kualitas air yang didapat belum tentu layak digunakan.

Air yang keluar dari sumur bor umumnya berwarna kuning kecoklatan dan tidak bisa dikonsumsi. Untuk kebutuhan minum, warga terpaksa membeli air galon, sementara air sumur hanya digunakan untuk mandi dan keperluan sehari-hari.

Salah satu warga, Fatimah, mengaku kesulitan air bersih sudah menjadi masalah tahunan, terutama saat kemarau panjang. “Kalau musim kemarau air jadi keruh, kadang kuning, jadi tidak bisa diminum,” ujarnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Warga pun mencoba berbagai cara, termasuk membuat sumur bor secara mandiri. Namun hasilnya tidak selalu memuaskan. Air yang keluar kerap terasa asin atau payau karena wilayah tersebut berada dekat dengan laut.

Lurah Mekarsari, Fatoni, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut wilayahnya yang padat penduduk dan berada di perbukitan membuat akses air bersih menjadi terbatas.

- Advertisement -
space iklan 300x250

“Memang kondisi geografis mempengaruhi, meskipun dibor dalam, air kadang tetap asin atau payau karena dekat laut,” jelasnya.

Untuk mengatasi masalah ini, bantuan sumur bor dari program TMMD ke-128 mulai dilakukan. Sebanyak 10 titik direncanakan akan dibangun untuk membantu kebutuhan air bersih warga. *(RED)

Baca juga:  Baznas Cilegon Turun Tangan di TMMD, Bantu Warga dengan Semen hingga Rehab Rumah
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular