Tuesday, May 12, 2026
header ads 728x90
HomePemerintahanJelang Idul Adha, Bupati Serang Bahas Kemacetan hingga Harga Cabai dalam Rakor...

Jelang Idul Adha, Bupati Serang Bahas Kemacetan hingga Harga Cabai dalam Rakor Forkopimda

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

SERANG, INST-Media.id – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Serang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi untuk membahas sejumlah isu strategis, mulai dari pengamanan jalur wisata, stabilitas harga sembako, hingga ketahanan pangan.
Rapat dipimpin langsung oleh Ratu Rachmatuzakiyah di Pendopo Bupati Serang, Selasa (12/5/2026).

Dalam rapat tersebut, Bupati Serang meminta jajaran Satpol PP dan Dinas Perhubungan meningkatkan pengawasan lalu lintas menjelang libur panjang Iduladha dan cuti bersama yang diperkirakan memicu lonjakan kendaraan di kawasan wisata.

“Kami meminta pengaturan lalu lintas diperketat karena potensi kemacetan diprediksi terjadi di sejumlah titik wisata di Kabupaten Serang,” ujarnya.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Selain soal lalu lintas, Rakor Forkopimda juga membahas kondisi keamanan wilayah yang disebut masih kondusif menjelang Iduladha.

Di sektor pangan, Ratu Zakiyah memastikan harga kebutuhan pokok masih relatif stabil. Namun, terdapat beberapa komoditas seperti cabai keriting dan cabai rawit hijau yang masih berada di atas Rp50 ribu per kilogram.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Sementara harga telur mengalami penurunan dan harga daging disebut masih stabil di pasaran.

Pada kesempatan itu, Pemkab Serang juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) atas tambahan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak bencana dan gagal panen.

Menurut Ratu Zakiyah, jumlah penerima manfaat bantuan pangan di Kabupaten Serang meningkat dari sebelumnya 64 ribu keluarga menjadi 190 ribu keluarga penerima manfaat.

“Kami bersyukur bantuan distribusi pangan ditambah setelah Kabupaten Serang mengalami bencana dan ratusan hektare sawah gagal panen,” katanya. *(RED)

Baca juga:  Nilai Pelayanan Publik Cilegon Tertinggi di Banten, Ombudsman Beri Predikat Kualitas Tinggi
- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular