CILEGON, INST-Media.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, pengiriman hewan kurban dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak mengalami peningkatan signifikan. Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Banten pun memperketat pengawasan untuk memastikan seluruh hewan yang dilalulintaskan dalam kondisi sehat.
Petugas Satuan Pelaksana Merak melakukan pemeriksaan ketat terhadap setiap kendaraan pengangkut hewan kurban yang masuk ke wilayah Banten. Pemeriksaan dilakukan guna mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), zoonosis hingga antraks.
Selain melakukan pemeriksaan dokumen, petugas juga melakukan skrining kesehatan terhadap sapi maupun kambing sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan di Pulau Jawa.
Kepala Satpel Merak BKHIT Banten, Melani Wahyu Adiningsih mengatakan pengawasan dilakukan secara intensif karena arus pengiriman hewan kurban meningkat dibanding hari biasa.
“Setiap hewan yang dilalulintaskan wajib menjalani pemeriksaan kesehatan. Jika dinyatakan sehat, maka akan diberikan sertifikat kesehatan hewan. Namun apabila ditemukan indikasi penyakit, hewan akan dikembalikan ke daerah asal,” ujarnya.
Pengawasan tersebut juga melibatkan sejumlah instansi terkait seperti TNI, Polri dan Dinas Pertanian guna memastikan lalu lintas hewan kurban tetap aman dan sesuai prosedur.
Hingga kini, arus pengiriman hewan kurban dari Sumatera ke Jawa terus meningkat seiring tingginya kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha. *(RED)



