CILEGON, INST-Media.id – Pemerintah Kota Cilegon menegaskan MoU Akses Jalan Pelabuhan Kota Cilegon merupakan langkah strategis untuk mempercepat investasi dan menghidupkan kembali proyek pelabuhan yang tertunda sejak 2012.
Plt Sekda Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyebut persoalan utama mangkraknya pelabuhan adalah akses jalan.
“Sejak 2012 pembangunan pelabuhan belum berjalan. Kuncinya ada di akses jalan,” kata Aziz, Jumat (23/1/2026).
Selain akses jalan, MoU juga memuat rencana evaluasi NJOP lahan Krakatau Steel. Namun Aziz menegaskan hal itu bukan alat tawar-menawar.
“Ini bukan bargaining, tapi kebijakan untuk kemudahan investasi sesuai amanat pusat,” tegasnya.
Pemkot Cilegon saat ini mencatat realisasi investasi tertinggi di Banten dan masuk empat besar nasional. Karena itu, Pemkot berkomitmen menjaga momentum investasi hingga 2026.
Plt Asda II Setda Cilegon Tunggul Fernando Simanjuntak menilai kekhawatiran penurunan PAD tidak tepat. Menurutnya, akses pelabuhan justru membuka sumber PAD baru dari aktivitas investasi.
Tahapan berikutnya adalah penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) agar pembangunan pelabuhan segera berjalan. *(RED)



