CILEGON, INST-Media.id – Maraknya kasus bullying di lingkungan sekolah membuat SMA Negeri 1 Kota Cilegon mengambil langkah serius. Pihak sekolah kini memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler sebagai strategi untuk membangun lingkungan positif dan mencegah tindakan perundungan antar pelajar.
Bullying yang kerap terjadi dapat merusak mental dan perkembangan sosial siswa. Karena itu, pihak sekolah menilai perlunya pendekatan yang lebih kreatif dan menyenangkan, salah satunya melalui aktivitas yang dapat meningkatkan interaksi sehat antar siswa.
Berbagai ekstrakurikuler kini digalakkan, mulai dari seni, olah vokal, olahraga, fotografi, hingga videografi. Aktivitas OSIS juga diperkuat agar siswa bisa saling terhubung dan lebih berani melaporkan tindakan perundungan jika ditemukan di lingkungan sekolah.
Ketua OSIS SMA 1 Cilegon, Endra Widi, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong interaksi positif antar siswa.
“Kami bersama OSIS aktif berkomunikasi dengan teman-teman. Kalau ada tanda-tanda bullying, pasti langsung kami sampaikan ke sekolah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bidang Kesiswaan SMAN 1 Cilegon, Odeng Tatang Surahman. Ia menegaskan bahwa sekolah ingin memastikan setiap siswa merasa aman dan nyaman.
“Ekstrakurikuler di sekolah kami cukup banyak. Harapannya, siswa jadi lebih aktif dan tidak punya ruang untuk melakukan bullying. Lewat OSIS, laporan kekerasan antar pelajar juga lebih cepat masuk,” katanya.
Dengan pendekatan kegiatan positif dan penguatan peran siswa, sekolah berharap lingkungan pendidikan bisa terbebas dari perilaku bullying yang meresahkan. *(RED)



