
CILEGON, iNST Media – Syukur Alhamdulilah, sebanyak 149 guru ngaji yang ada di Kota Cilegon sudah bisa menerima tunjangan sertifikasi sebelum Lebaran Idul Fitri 2024 ini.
Ini karena Kementerian Agama atau Kemenag Kota Cilegon akan memproses sertifikasi para guru agama sebelum Lebaran Idul Fitri 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian kepada awak media, setelah menghadiri acara Pembinaan Guru PAI di aula DPRD Kota Cilegon, Senin 12 Februari 2024.
Menurut Helldy Agustian, telah mendapatkan informasi bahwa Kemenag Kota Cilegon akan menyelesaikan sertifikasi para guru agama sebelum lebaran nanti.
“Pak Kemenag bilang sebelum lebaran sertifikasi para guru agama ini akan selesai,” katanya.
Helldy Agustian mengatakan, para guru agama ini merupakan peserta sertifikasi guru ngaji yang telah lulus pada 2023 lalu.
Dari 150 peserta sertifikasi, kata Helldy, hanya 1 orang yang tidak lolos.
“Mereka telah ikutan tes dan lulus. Hanya 1 yang tidak lulus dari 150 peserta,” ujarnya.
Saat sertifikasi digelar, Pemkot Cilegon membiayai para peserta, dimana biaya per orang sebesar Rp5 juta.
“Karena bantuan kami besar, Alhamdulilah Pemkot Cilegon mendapat penghargaan dari Kemendikbud atas kepeduliannya terhadap pendidikan guru agama,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Cilegon Lukmanul Hakim mengatakan jika para guru menjalani sertifikasi selama 3 bulan.
Dimana tes kelulusan sertifikasi guru ngaji tersebut dilakukan secara daring.
“Jadi ujiannya tidak di aula, melainkan secara daring. Mereka di rumah masing-masing dan menggunakan laptop,” jelasnya.
Terkait besaran tunjangan yang akan diterima para guru, Lukmanul Hakim mengatakan naiknya cukup signifikan.
Dimana tunjangan per golongan akan naik hingga Rp3 juta rupiah.
“Naiknya berfariasi, sesuai golongannya. Ada yang Rp2 juta ada juga Rp3 juta,” katanya.
Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemkot Cilegon sehingga para peserta bisa mengikuti ujian sertifikasi tanpa membayar alias gratis.
Ia pun membenarkan jika Kemenag Kota Cilegon akan menyelesaikan sertifikasi mereka sebelum lebaran.
“Diusahakan,” katanya.(quy/red)



