CILEGON, INST-Media.id – Pembahasan APBD Perubahan Cilegon 2026 mendapat sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Selasa (8/9/2026). Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo menegaskan setiap rupiah dalam anggaran harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Fajar saat menghadiri rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
“Kita kan juga harus menghormati teman-teman dewan ini kan representatif dari masyarakat. Ya, sudah sangat ditekankan berkali-kali bahwa setiap rupiah itu harus bermanfaat buat masyarakat,” ujar Fajar.
Dalam rapat tersebut, Ketua DPRD Kota Cilegon Rizki Khairul Ichwan menyampaikan realisasi pendapatan daerah hingga pertengahan 2026 mencapai Rp884,93 miliar atau sekitar 45,71 persen dari target awal.
Menurut Rizki, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi agar target pendapatan dalam perubahan APBD lebih realistis dan terukur. Pendapatan daerah kemudian diproyeksikan naik 1,09 persen dari Rp1,93 triliun menjadi Rp1,95 triliun.
Rizki juga menyoroti realisasi belanja daerah hingga Juni 2026 yang baru mencapai 43,34 persen atau Rp867,56 miliar. Belanja modal bahkan baru terealisasi 9,01 persen.
“Ini wajib menjadi catatan evaluasi yang mendalam bagi Pemerintah Kota Cilegon agar memastikan bahwa penataan ulang anggaran dalam perubahan APBD … benar-benar difokuskan untuk memperkuat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal atau SPM,” kata Rizki.
Sementara itu, Fraksi Golkar melalui Hidayatulloh menyatakan seluruh fraksi dapat menerima Raperda Perubahan APBD 2026 untuk dibahas lebih lanjut dengan sejumlah catatan. *(RED)



