LEBAK, INST-Media.id – Banjir rob melanda Pantai Bagedur, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Jumat malam (7/11/2025). Gelombang tinggi lebih dari tiga meter menghantam warung pinggir pantai dan fasilitas wisata. Warga dan pengunjung panik, sejumlah warung rusak parah.
Gelombang banjir rob menghantam pesisir Pantai Bagedur, membuat sejumlah warung milik warga porak-poranda. Aktivitas wisata pun terganggu karena derasnya air dan ketinggian gelombang yang mencapai beberapa meter.
Engkos, pemilik salah satu warung, menceritakan kondisi yang menakutkan. “Gelombang sudah datang sejak tadi malam. Warung saya hancur dan tidak ada pengunjung yang berani datang,” ungkapnya.
Petugas pantai, Acid, menambahkan, fenomena ini sering terjadi di akhir tahun. “Gelombang bisa mencapai lima meter. Kami menghimbau wisatawan untuk menjauhi pinggir pantai demi keselamatan,” jelasnya.
Banjir rob ini berkaitan dengan cuaca ekstrem. Berdasarkan data BMKG, hingga akhir Oktober 2025, sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan, meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di pesisir Lebak.
Petugas dan tim tanggap darurat siap siaga membantu warga terdampak. Peringatan bagi masyarakat dan wisatawan terus disampaikan agar tidak berada di area rawan. *(RED)



