Wednesday, May 20, 2026
header ads 728x90
HomeBeritaPandeglangBengkel di Pandeglang Menjerit! Harga Sparepart dan Oli Naik Imbas Rupiah Tembus...

Bengkel di Pandeglang Menjerit! Harga Sparepart dan Oli Naik Imbas Rupiah Tembus Rp17.700 per Dolar

- Advertisement -
space iklan 300x250
- Advertisement -

PANDEGLANG, INSTMedia.id – Kenaikan harga sparepart kendaraan di Kabupaten Pandeglang, Banten, mulai membuat para pemilik bengkel kelimpungan. Melemahnya nilai tukar rupiah hingga menyentuh Rp17.700 per dolar AS berdampak langsung terhadap lonjakan harga onderdil impor dan oli kendaraan.

Kondisi tersebut membuat biaya operasional bengkel meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah pemilik bengkel mengaku kenaikan harga terjadi hampir di seluruh jenis suku cadang kendaraan.

Di beberapa bengkel kendaraan di Pandeglang, aktivitas servis masih berjalan normal. Namun para pelaku usaha mengeluhkan harga sparepart dan oli yang terus mengalami kenaikan akibat bergantung pada produk impor.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Pemilik bengkel, Luky Hardiyan, mengatakan lonjakan harga sparepart kini mulai memberatkan pelaku usaha maupun konsumen.

“Sekarang hampir semua sparepart naik, ada yang naik sekitar Rp5 ribu sampai Rp8 ribu. Oli juga ikut naik karena bahan bakunya banyak impor,” ujar Luky.

- Advertisement -
space iklan 300x250

Keluhan serupa disampaikan Yanto, pemilik bengkel lainnya di Pandeglang. Ia menyebut banyak pelanggan mulai mengurangi pembelian sparepart karena harga yang semakin mahal.

“Pelanggan banyak yang ngeluh karena harga onderdil naik semua. Dampaknya tentu ke penjualan bengkel juga,” katanya.

Para pemilik bengkel berharap kondisi rupiah segera stabil agar harga sparepart dan oli kembali normal sehingga usaha bengkel tidak terus terdampak. *(RED)

- Advertisement -
space iklan 300x250
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
space iklan 300x250

Most Popular